2.10.07

BUKU HEBAT


Judul : Rumah Imajinasi
Terbit : September 2005
Penerbit: SJ Press
Kuasa Imaji Cinta

Kendala terbesar menggapai cinta sesungguhnya manakala sang pecinta mulai menimbun lumbung harapan. Kemungkinan dengan timbulnya lumbung harapan tersebut, sang pecinta 99% dipastikan gagal. Alasannya jelas, harapan justru membuat sang pecinta gelagapan berhadapan dengan objek cinta tersebut. Maka, satu-satunya jalan terang meraih harapan, adalah dengan meletakkan harapan sejauh-jauhnya.

Novel ini mengisahkan mengenai sosok lelaki yang senantiasa mengalami kegalan cinta kemudian dia memilih bermain imajinasi demi kemenangannya. Buku ini dikemas dengan cerita asbtrak dengan tiga model penceritaan. Pertama, dengan menampilkan karakter absurd bernama lelaki. Kedua, tampilan karakter diganti dengan lakon “aku”, kemudian ketiga tanpa identitas. Model pertama, dimaksudkan sang tokoh masih tidak memiliki kemampuan menyatakan dirinya di hadapan sang pujaan, disebabkan kuatnya perasaan terhadap kuasa cinta.

Model kedua, tokoh utama mengalami kegagalan kedua, dikarenakan tetap saja gagal pada cinta pertama. Akibatnya, tokoh tersadar, salah satu kesalahannya karena terlalu lemah dan satu-satunya jalan keberhasilan adalah dengan menjadi angkuh sehingga ia menampilkan dirinya dengan kuasa “aku”. Kesimpulannya, dengan “ego” maka “kuasa” akan mampu mendapatkan cinta.

Model ketiga, tokoh mulai mengalami kebuntuan manakala kisah cintanya tetap berujung pada satu jalan; kegagalan. Akhirnya, ia memilih menjadi absur tanpa identitas. Jalan berikutnya, ia pun menempuh mekanisme “jalan terakhir”, memilih membentuk dunia kemenangannya sendiri dalam dunia yang disebutnya dengan “Rumah Imajinasi”. Di dunia imajinasi, maka ia pun berkuasa “penuh” memenangkan setiap pertarungan harapan. []

Tidak ada komentar:

Posting Komentar