9.8.07

ngawur-ngawuran

Kemaren aku bersua dengan tokoh Nietzhe. Aku sama sekali tidak menduga dia menjelaskan hal berbeda tentang sisi dirinya “yang terdalam”, yang justru ia terima menjelang akhir-akhir kehidupannya.

Ini nisbi. Dia sudah mati.

Tetapi, darinya aku bertemu dan mengembalikan “kekuatan baru” dia memberi mantra “amorfati” dengan kekuatan yang muncul adalah “ubermensh”.

“Ubermensh”, ya itu dia yang mengembalikan kekokohan.

Ternyata disadari, di saat ini aku sedang menggapai itu.

Ya, seminggu ini aku sedang memraktekkan mantra “amorfati” itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar